Monday, March 2, 2009

Sedari kecil sering kali kita ditanya oleh para guru, orang tua, teman-teman sepermainan dan siapa saja yg mengenal kita "kalau sudah besar mau jadi apa?", dan jawabannya beragam, entah dokter, insinyur, guru, tentara, polisi ada juga yg ingin jadi petani.
Setelah sekian tahun terlewati dan kita beranjak dewasa mungkin banyak dari kita menyadari bahwa apa yg dahulu dicita-citakan tidak sesuai dg realita sekarang, sebagai contoh dulu saya bercita-cita menjadi seorang insinyur pertanian karena terinspirasi Ir. Hariyadi seorang sahabat bapak saya yg sangat dikaguminya, sekarang yang tertera adalah Ina Aryana, SE.
Sepertinya ada yang salah dengan cita-cita saya, tapi saya kira tidak ada yang salah dengan apa yg terjadi pada diri saya, manusia bersifat dinamis apa yg dicita-citakan ketika saya kecil tidaklah menarik hati saya lagi saat ini, saya lebih tertarik didunia usaha jadi saya rasa gelar Sarjana Ekonomi yang saya miliki masih relevan dengan cita-cita saya saat ini.
Ketika kita tidak bisa menggapai suatu cita-cita, bukan berarti kita telah gagal total, karena biasanya disisi suatu kegagalan akan terbuka pitu peluang lain yg bisa jadi itu lebih baik dari apa yg kita harapkan dan kita cita-citakan.
Tetap semangat, sebab kegagalan adalah kondisi disaat kita tidak mau mencoba berusaha lagi..

Labels: